Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Posted on by seoadmin

Menang Karena Cabut Taruhan Barcelona

Menang Karena Cabut Taruhan Barcelona

6

Nama saya Lola, bukan nama saya yang sebenarnya, tetapi apalah artinya sebuah nama. Saya ingin berbagi dengan Anda pengalaman saya dalam bermain judi sepakbola online. Akhir pekan lalu, saya memasang taruhan paket pada sepuluh pertandingan berbeda di berbagai liga di Eropa. Di antaranya adalah tiga pertandingan di Liga Inggris, dua pertandingan di Liga Italia, dua pertandingan di Liga Spanyol, dan satu pertandingan di Liga Perancis.

 

Jika saya memenangi semua taruhan itu, maka saya bisa membawa uang sekitar Rp13 juta. Dengan usia saya yang baru 24 tahun dan bekerja dengan gaji yang saya dapatkan dengan bekerja sebagai operator layanan konsumen di sebuah perusahaan provider telekomunikasi, saya harus bekerja tiga bulan untuk mendapatkan uang sebanyak itu.

 

Dengan penghasilan saya, bertaruh dengan hadiah yang sebanyak itu termasuk beresiko tinggi. Bagi para pejudi kelas atas, nilai sebanyak itu mungkin tidak seberapa, tetapi bagi saya, jika saya menang, ini adalah kemenangan terbesar yang pernah saya dapatkan.

 

Dalam sepuluh pertandingan itu, beberapa di antaranya saya bertaruh untuk Leicester City yang bermain di kandang Sunderland, Napoli versus Verona, dan Real Sociedad menghadapi Barcelona.

 

Untuk Anda ketahui, saya adalah perempuan lajang yang mulai bermain judi sepakbola online sejak empat tahun lalu. Itu berarti, saya memulai aktivitas saya dalam judi online sejak usia saya masih 20 tahun. Dan, entah kenapa, saya menjadi adiktif terhadap judi online. Hanya orang-orang seperti saya yang mengerti bagaimana rasanya kecanduan terhadap judi.

 

Awalnya saya bukan penonton sepakbola aktif. Namun, setelah kemenangan pertama karena iseng-iseng diajak teman memasang dalam satu pertandingan Barcelona di Liga Spanyol di musim 2011-2012, saya menjadi ketagihan. Tentu saja saat itu saya menang karena tidak sulit untuk bertaruh untuk Barcelona karena rata-rata kemenangan mereka yang tinggi.

 

Begitu pula perkiraan saya ketika saya ingin memasang taruhan pada akhir pekan lalu. Bersama beberapa teman yang juga pecandu judi sepakbola, kami memasang taruhan paket. Salah seorang Teman saya ada yang memasang sampai 15 pertandingan.

 

Biasanya kami berkomunikasi melalui internet atau telepon untuk membahas pertandingan mana yang akan kami pertaruhkan. Setelah itu, kami akan berjanji untuk nonton bareng pertandingan sepakbola di salah satu kafe atau restoran. Setelah itu, yang memenangi taruhan akan mentraktir yang lain minuman. Biasanya kami baru selesai kalau kami sudah mabuk.

 

Saya punya seorang teman akrab, namanya Ulil. Saya kenal Ulil sejak kami sama-sama kuliah di salah satu universitas swasta di Jakarta. Ulil bukan pejudi, dia tidak suka berjudi dan agak alim. Tetapi, dia maniak sepakbola. Dia punya prediksi yang mantap. Dulu, dia sering memberikan saya ramalan sebelum saya memasang taruhan. Hampir sebagian besar ramalannya besar. Namun, waktu itu saya belum berani untuk memasang taruhan besar menurut  ukuran pendapatan saya.

 

Namun sejak kami sudah keluar kampus, kami jarang berkomunikasi. Kabarnya, Ulil bekerja di Kalimantan di perusahaan perkayuan. Tetapi, saya sudah mulai lihai meramalkan siapa pemenang dalam satu pertandingan. Jadi, saya tidak  perlu Ulil untuk memberikan prediksi.

 

Akhir pekan lalu, saya menelepon Ulil. Saya bilang kali ini saya memasang taruhan besar. Namun, ada satu pertandingan yang membuat saya ragu: Real Sociedad vs Barcelona. Ulil menawarkan saya memilih pertandingan lain untuk mengganti pertandingan itu. Namun, hal yang saya suka dari judi adalah sensasinya. Saya memilih pertandingan Sociedad vs Barca karena saya tahu Barca baru saja kalah di El Clasico dan menang tipis 2-1 melawan Atletico Madrid di leg I perempat final Liga Champions.

 

Ulil menolak memberika ramalan. Tetapi saya memasang Barca dengan voor 1 untuk Sociedad. Beberapa jam sebelum kick-off, Ulil menelepon saya dan meminta saya untuk mencabut taruhan Sociedad vs Barca. Dia tidak mengusulkan saya untuk mencari pertandingan, namun kurangi paket permainan menjadi 3 parlay.

 

Saya harus berterimakasih terhadap Ulil karena ternyata Sociedad berhasil mengalahkan Barcelona. Saya menang Rp4,5 juta. Meskipun saya tidak mendapat 13 juta, namun kekalahan Barcelona bisa membuat saya kehilangan semua taruhan.